Dua tentara Korea Utara tewas di wilayah perbatasan antara Korea Utara dan Korea Selatan, sehingga memicu penyelidikan oleh lembaga netral. Sersan tersebut adalah penembaknya, namun kepala penyidik, seorang wanita keturunan Swiss-Korea, menerima keterangan yang berbeda-beda dari kedua belah pihak.